...SELAMAT DATANG...

Observasi Tapak Suci


BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang Masalah
Alhamdulillah hirobil’alamin, segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah memberikan nikmat iman dan islam, sehingga kita masih dipertemukan pada saat yang bahagia ini, Amin. Salawat dan salam kita hanturkan kepada Nabi kita Muhammad Salawllahu Alaihi Wasallam sebagai pembawa risalah kebenaran, yang menuntun dan menunjukan kita kepada jalan yang benar serta dirahmati oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, insya Allah. Dan semoga kita dapat mencontoh dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari,  Amin.
Tapak Suci adalah suatu seni beladiri Indonesia yang ber-Aqidah Ilam bersumber pada Al-Qur’an dan As-sunnah Rosul, berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi Otonom. Cikal bakal Tapak Suci berasal dari tiga perguruan pencak silat yaitu Perguruan Cikauman, Perguruan Seranom, dan Perguruan Kosegu. Yang disatukan atas gagasan pendekar Moh. Barie Irsjad, murid ke 6 hasil tampaan ujian pendekar M. Zahid, M. Wahid, M. Syamsudin, dan Dimyati.
Bermula dari desakan anak Perguruan Kasegu kepada pendekar Moh. Barie agar dapat didirikan satu perguruan yang mengandung semua perguruan yang sejalur, maka lahirlah Perguruan Tapak Suci. Tapak Suci merupakan amanat dari pendekar-pendekar Perguruan Kauman kepada generasi pengurus bangsa untuk dipelihara, dibina, dan dikembangkan dengan sebaik-baiknya. Maka atas rahmat dan ridlo Alloh Subhanahu Wata’ala, pada tanggal 31 Juli 1963 bertepatan dengan 10 Rabiul Awwal 1383 H pukul 20.00 lahirlah Perguruan Tapak Suci Puta Muhammadiyah.
Di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Tapak Suci sudah mulai berorganisasi sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa ( UKM ) sekitar tahun 1977. Setelah melalui perjalanan yang panjang penuh tantangan dan hambatan akhirnya kedudukan Tapak suci Universitas Muhammadiyah Surakarta sebagai Unit semakin kuat dengan turunnya SK dari Pimpinan Pusat Tapak Suci Putra Muhammadiyah tertanggal 11 Juni 1994 M ( 1 Muharram 1415). SK No.046/SKKPTS/1994 tentang status Tapak Suci Putra Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Surakarta sebagai Unit ( Cabang Istimewa ) yaitu cabang yang berhak mengatur rumah tangganya dan aktifitasnya seperti Pimda/ langsung berurusan dengan Pimpinan Pusat Tapak Suci ( PPTS).
Tujuan kegiatan Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta  sendiri yaitu sebagai wahana pembinaan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta di Bidang Ketahanan dan ketrampilan pencak silat, membentuk sikap, mental, dan amal perbuatan yang sesuai dengan amal ajaran Islam untuk menjadi kader bangsa, umat, dan persyarikatan. Di  Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta banyak sekali kegiatan yang dilaksanakan, mulai dari diklat, latihan, kajian, sampai pendelegasian atlet ke Turnamen Pencak Silat.
Dalam pelaksanaan kegiatan, pemeliharaan inventaris dan kesejahteraan angota sangat diperhatikan demi kelancaran  kegiatan di Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan anggota yang di dalamnya termasuk pemeliharaan  inventaris tersebut, maka Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta membentuk suatu departemen yang mengurusi kesejahteraan anggota yaitu Departemen II.
Berkaitan dengan hal tersebut, setelah peneliti melakukan observasi di posko  dan di tempat latihan Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta, ditemukan permasalahan salah satunya yaitu, hubungan koordinasi anggota departemen II yang kurang baik menyebabkan pelaksanaan program kerja kurang maksimal. Berdasarkan uraian tersebut,  penulis melakukan penelitian  tentang “upaya meningkatkan kualitas dan kinerja anggota Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta”.


B.       Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas dapat diidentifikasikan masalah yaitu:
1.         Bagaimanakah bentuk kepengurusan dan peranan Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta?
2.         Bagaimanakah upaya dalam merealisasikan program kerja Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta?
3.         Apa sajakah kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program kerja Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta?
4.         Bagaimanakah cara mengatasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program kerja Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta?

C.      Tujuan Penelitian
Berdasarkan Perumusan masalah di atas, maka tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:
1.         Memaparkan bentuk kepengurusan dan peranan Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta.
2.         Memaparkan upaya dalam merealisasikan program kerja Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta.
3.         Memaparkan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program kerja Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta.
4.         Memaparkan cara yang tepat untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program kerja Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta.

D.      Manfaat Penelitian
Dalam penelitian ini penulis berharap semoga hasil penelitian dapat memberikan manfaat bagi penulis sendiri dan anggota departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta, yaitu:
1.         Dapat mengetahui bentuk kepengurusan dan peranan Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta.
2.         Dapat mengetahui upaya dalam merealisasikan program kerja Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta.
3.         Dapat mengetahui kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program kerja Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta.
4.         Dapat mengetahui cara yang tepat untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program kerja Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta.

  
BAB II
PEMBAHASAN

Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta merupakan suatu Unit Kegiatan Mahasiswa ( UKM ). Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang sudah ditetapkan dan disahkan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta yang di dalamnya berisi antara lain tentang Struktur Kepengurusan. Berikut adalah Setruktur Kepengurusan Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta.


Pembina


Ketua Umum

Sekretaris Umum                   Bendahara Umum



Dept I      Dept II      Dept III      Dept IV     Dept V
Ket:             : Garis Koordinatif
                  : Garis Instruksional

Dalam setiap departemen di Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta mempunyai peranan dan program kerja yang berbeda. Berikut ini adalah peranan setiap departemen di Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta.
1.         Departemen I ( Al-Islam dan Kemuhammadiyahan );
2.         Departemen II ( Kesejahteraan Anggota );
3.         Departemen III ( Pembinaan Pencak Silat dan Prestasi );
4.         Departemen IV ( Pemberdayagunaan Sumber Dana );
5.         Departemen V ( Pendidikan dan Kepelatihan ).

A.      Kepengurusan Departemen II
Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta bergerak dalam bidang Kesejahteraan Anggota. Dalam menjalankan tugasnya, departemen II dilaksanakan oleh 4 personal, yaitu 1 sebagai koordinator dan 3 sebagai anggota. Berdasarkan SK Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta tentang Pengangkatan Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Tapak Suci Putra Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Surakarta periode 2010-2011, personel departemen II yaitu:
·           Koordinator           : Heri Saputro dari Fakultas Agama Islam
·           Anggota                 :  - Sri Kuncoro dari Fakultas Ekonomi
                      - Fitria Widyastuti dari FKIP
                      - Ar Hasan Fatikhin dari Fakultas Psikologi
Dalam  kepengurusan Departemen II anggotanya hanya 3 orang. Tentu saja itu menjadi sebuah hambatan dalam pelaksanaan program kerja Departemen II jadi kurang maksimal. Bahkan berdasarkan Laporan Pertanggung Jawaban Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta periode 2010-2011 dibahas tentang adanya sebagian anggota yang tidak aktif lagi dalam setiap kegiatan.

B.       Program Kerja Departemen II
Program kerja Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta selain mensejahterakan anggota juga pemeliharaan inventaris yang dimiliki oleh Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta. Berdasarkan Laporan Pertanggung Jawaban Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta periode 2010-2011 program kerja yang terealisasi adalah sebagai berikut:
1.         Pengadaan Air Minum
Pelaksanaan program ini yaitu pengadaan air minum yang disediakan di posko dan pada waktu latihan. Program kerja yang satu ini menggunakan dana dari biaya pemimjaman alat kepada UKM lain. Dalam pembeliaan air minum kadang melibatkan co atau dari departemen lain. Jadi, pentingnya koordinasi dan rasa tanggung jawab yang harus selalu ditanamkan agar program ini terlaksana dengan baik dan sebagaimana mestinya.
2.         Menjaga dan Merawat Peralatan.
Pelaksanaan program ini diantaranya dengan membuat dan melaksanakan tata tertib tentang peminjaman peralatan atau inventaris yang telah disepakati. Adapun tata tertib tentang peminjaman peralatan atau  inventaris yang telah disepakati Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta, yaitu:
a.         Inventaris bisa dipinjamkan oleh semua anggota pengurus dengan persetujuan co Departemen II.
b.        Peminjam wajib mengisi buku peminjaman.
c.         Peminjam wajib menitipkan KTM sebagai jaminan.
d.        Biaya peminjaman sebesar @ Rp 3.000,00.
e.         Kerusakan dan kehilangan ditanggung peminjam.
3.         Perbaikan dan Penambahan Inventaris
Program kerja ini sangat penting karena berkaitan dengan peralatan yang dibutuhkan dalam menunjang kegiatan pada waktu latihan maupun pada saat adanya kegiatan di dalam posko Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta. Program kerjanya yaitu:
a.         Memperbaiki inventaris yang rusak.
b.        Mengganti inventaris yang rusak dengan yang baru.
Dalam perbaikan dan penggantian inventaris yang rusak dengan yang baru sangat bergantung dengan sumber dana. Jadi kalau dana dari atasan sulit cair, dampaknya program kerja ini sulit terealisasikan.


4.         Menjaga Kebersihan Posko
Pelaksanaan program kerja ini diantaranya membuat jadwal piket untuk Departemen I sampai V yaitu melakukan pembersihan posko Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta setiap hari Senin sampai dengan hari Jumat. Karena kurangnya sosialisasi dan kurangnya kesadaran diri dari anggota Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta, maka dalam pelaksanaan menjaga kebersihan posko dikerjakan setiap saat. Jadi, kalau posko terlihat kotor langsung dibersihkan oleh setiap orang yang melihatnya.

C.      Kendala yang Dihadapi
Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program kerja Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu:
1.         Faktor Internal
a.         Kurangnya anggota
Kurangnya anggota departemen II menjadi faktor utama kurang maksimalnya program kerja yang dilaksanakan. Tetapi hal tersebut juga berkaitan adanya sebagian anggota yang tidak aktif lagi dalam setiap kegiatan.
b.        Lemahnya koordinasi
Lemahnya koordinasi menjadi penyebab program kerja berjalan kurang baik. Diantaranya ada anggota yang meminjamkan alat tidak lawat persetujuan co Departemen II  Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta, bahkan ada barang yang dipinjam tidak dikembalikan.
c.         Kurangnya kesadaran diri
Kurangnya kesadaran diri semua anggota Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta menjadi salah satu penyebab program kerja berjalan kurang baik. Salah satunya yaitu jadwal piket di posko yang yang sudah dibuat tetapi tidak terlaksana. Ada juga anggota yang menaruh baju dan barang pribadi kurang rapih,  adanya sampah berserakan yang menyebabkan kondisi di posko kurang nyaman.
2.         Faktor Eksternal
a.         Padatnya kegiatan di luar
Padatnya kegiatan anggota di luar Tapak Suci yang dapat menyita waktu, pikiran, dan tenaga setiap anggota Departemen II menjadikan kinerja mereka menjadi kurang maksimal.
b.        Ada mahasiswa yang bukan anggota Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta masuk posko tanpa ijin dan meminjam barang inventaris tanpa sepengetahuan dan ijin dari anggota Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta.

D.      Cara Mengatasi Kendala yang Dihadapi
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program kerja Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta, diantaranya:
1.         Menambah anggota Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta agar program kerja yang dilaksanakan menjadi maksimal.
2.         Meminta anggota Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta yang tidak aktif untuk bisa aktif lagi dalam setiap kegiatan dengan cara melakukan pendekatan secara kekeluargaan.
3.         Koordinasi dan kerja sama semua anggota Tapak Suci Putra Muhammadiyah ditingkatkan dengan cara mensosialisasikan tata tertib tentang peminjaman alat ke semua anggota Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta agar tidak terjadi miss komunikasi pada saat peminjaman barang inventaris.
4.         Meningkatkan kesadaran diri semua anggota Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan cara saling menasehati agar tidak ada pihak atau anggota yang lain yang merasa dirugikan.
5.         Menjalankankan kembali jadwal piket di posko dan mensosialisasikan ke seluruh anggota tentang pentingnya menjaga kerapihan dan kebersihan posko Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan membuat famplet lalu ditempel di dinding.
6.         Memberikan motivasi atau masukan-masukan positif kepada setiap anggota agar kinerja semua anggota Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta menjadi maksimal.
7.         Meningkatkan penjagaan posko dengan mensosialisasikan bagi anggota yang berada di posko Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta selalu dalam keadaan sadar dan fokus kalau seandainya ada orang selain anggota yang masuk ke posko langsung ditanya keperluannya. Mengunci pintu posko kalau tidak ada orang di dalamnya atau ditinggal tidur, agar barang inventaris tetap aman.

“Sesunggugnya Allah tidak merubah suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tidak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain dia.”
(Q.S.Ar Ra'd:11).



BAB III
PENUTUP

A.      Kesimpulan
Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta membentuk suatu departemen yang mengurusi kesejahteraan anggota yaitu Departemen II. Dalam menjalankan tugasnya Departemen II terdiri dari 4 personal,yaitu 1 sebagai koordinator dan 3 sebagai anggota. Program kerja Departemen II yaitu, pengadaan air minum, merawat peralatan, perbaikan dan penambahan inventaris, dan menjaga kebersihan posko. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program kerja yaitu, kurangnya anggota, lemahnya koordinasi, kurangnya kesadaran diri, dan padatnya kegiatan di luar.

B.       Saran
Saran penulis dalam mengatasi permasalahan yang terdapat di Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta, dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1.      Anggota Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta  harus meningkatkan kesadaran dalam berorganisasi, lebih aktif, dan saling bekerja sama.
2.      Mengadakan sosialisasi menyeluruh tentang kendala-kendala dalam pelaksanaan program kerja kepada semua anggota Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta.
3.      Saling menasehati dalam hal kebaikan dan memberikan motivasi atau masukan-masukan positif kepada setiap anggota agar kinerja semua anggota Departemen II Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta menjadi maksimal.
4.      Meningkatkan penjagaan posko Tapak Suci Putra Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta agar barang-barang inventaris tetap aman.


DAFTAR PUSTAKA

Jazuli, dkk. 2009. Studi Kemuhammadiyahan. Surakarta : LPID.
M Mukhlis, dkk. 2008. Laporan Pertanggungjawaban Departemen Kesejahteraan Anggota Tapak Suci Putera Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta Periode 2007-2008. Sukoharjo.
H Saputro, dkk. 2010. Laporan Pertanggungjawaban Departemen Kesejahteraan Anggota Tapak Suci Putera Muhammadiyah Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta Periode 2009-2010. Sukoharjo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar