...SELAMAT DATANG...

Bimbel


PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
Kondisi perekonomian Indonesia yang semakin tidak menentu menyebabkan banyak permasalahan yang timbul dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satunya yaitu tingginya tingkat pertumbuhan penduduk terutama di kota besar, yang mengakibatkan semakin tigginya populasi di suatu daerah. Seiring dengan semakin padatnya populasi penduduk yang tidak diikuti peningkatan penghasilan perkapita menjadikan masyarakat memiliki beban berat dalam memenuhi kebutuhannya.
Dalam hal ini kebutuhan hidup manusia yaitu, meliputi pangan, sandang, dan papan serta kebutuhan akan pendidikan semakin meningkat pula terutama di negara berkembang. Salah satunya Indonesia, pemenuhan kebutuhan pendidikan baik formal maupun non – formal sangat dibutuhkan karena hal ini dapat memberikan dampak yang besar terhadap penduduk dalam rangka peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) Indonesia.
Ada dua jenis pendidikan yang saya kenal di masyarakat saya, yaitu pendidikan formal (seperti TK, SD sampai Univesitas), dan pendidikan nonformal (seperti kursus komputer, les Bahasa Inggris, maupun kegiatan beladiri). Pendidikan formal jelas tujuannya untuk memperoleh jenjang keberhasilan yaitu kelulusan. Disini saya akan mendapatkan titel seperti sarjana muda, sarjana, magister dan sebagainya.
Dalam hal ini pendidikan luar sekolah memiliki peranan yang tidak kalah penting. Pendidikan ini berfungsi untuk membantu sang anak didik untuk memaksimalkan potensinya yang mungkin belum seluruhnya bisa diperoleh melalui jenjang pendidikan formal. Apa yang diperlukan dalam menjalankan pendidikan non formal ini? Keahlian.Seandainya saya ambil kursus komputer, biasanya yang mengajarkan adalah orang yang benar ahli dalam komputer. Begitu pula dengan Matematika. Artinya, yang dibutuhkan di pendidikan luar sekolah adalah keahlian. Suatu sertifikat keberhasilan mungkin memang perlu tapi itu hanya jadi sekedar pelengkap. Sebab walaupun saya memiliki sertifikat S2 dalam Matematika tapi tidak bisa mengajar dan anak didik saya tidak bisa menerima ajaran saya, maka usaha saya jadi percuma.

Baik tidaknya mutu dan kualitas jasa sebetulnya sangat dipengaruhi oleh fasilitas yang diberikan kepada customer. Apabila fasilitas yang diberikan itu memadai maka bukan tidak mungkin jika usaha yang saya jalankan akan memenuhi baik mutu maupun kualitasnya. Adapun jenis fasilitas pokok yang seharusnya diberikan pada customer antara lain, yaitu pemberian materi dan teknik pengajaran yang lain daripada yang lain. Namun pada kenyataanya pemberian fasilitas pada customer belum bisa dipenuhi oleh pelaku usaha yang disebabkan ketidakprofesionalan para pengajarnya. Kecendurungan ini diduga menjadi penyebab ketidakmampuan suatu usaha kursus untuk bertahan dalam persaingan. Oleh karena itu, untuk memulai suatu usaha jasa kursus dibutuhkan persiapan oleh para pelakunya. Hal yang paling berperan dalam memenuhi kepuasan cutomernya adalah para staff pengajarnya. Sistem pengajaran yang memuaskan akan menjadi senjata ampuh dalam mengembangkan usaha tersebut.
Mengenai permasalahan di atas, maka saya tertarik untuk melakukan rancangan usaha dalam bidang jasa pendidikan. Hal yang cukup menarik disini adalah penggunaan modal dan sumber daya manusia yang terbatas namun mampu memberikan pelayanan yang terbaik sebagai solusi yang digunakan untuk meminimalkan cotribusion margin, sehingga diharapkan kursus yang dijalankan memiliki pengeluaran yang rendah, maka biaya yang ditawarkan terjangkau oleh semua kalangan masyarakat yang ingin mengikuti kursus. Oleh karena itu, dengan argumentasi latar belakang inilah saya mengambil judul “LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR MATEMATIKA “MATHEMATIC CENTER” (Kursus dengan Biaya Terjangkau)”.

B.       Usaha yang Akan Dikembangkan
Dalam penulisan rancangan usaha ini, saya bertujuan merealisasikan dan mengembangkan usaha yang akan saya jalankan. Adapun bentuk usaha yang akan saya jalankan adalah berupa perusahaan jasa yang bergerak di bidang lembaga bimbingan belajar (kursus) Matematika dengan nama “Mathematic Center” dengan memposisikan usaha saya sebagai pusat pengembangan ilmu matematika. Dengan moto “The Place for Fun and Quality” saya memiliki visi “MC is Better than Others” dan misi “MC Leads You to Success”.



PEMBAHASAN

A.      Aspek Pemasaran
Dalam bagian ini saya paparkan beberapa program yang saya tawarkan dalam bimbingan Matematika yang akan saya realisasikan dan kembangkan. Program ini sengaja dibuka untuk anak SD, SMP, SMA atau anak – anak yang ingin memiliki kemampuan berhitung dengan cepat dan mudah. Baik bagi pemula maupun yang sudah pernah kursus. Dengan metode pengajaran yang begitu mudah, praktis, tidak teoritis dan materi yang disajikan dalam bentuk kontekstual dan diperagakan dengan gambar- gambar dan alat peraga, dengan permainan, cerita – cerita lucu, dan teka – teki.
Maka belajar Matematika di MC akan terasa mudah dan menyenangkan. Karena dibimbing oleh instruktur – instruktur muda yang berpengalaman, dengan penuh keakraban dan penuh semangat. Peserta didik akan merasa nyaman , bebas untuk berlatih membiasakan diri berhitung, karena siswa tidak akan takut atau sungkan karena suasan di MC sangat akrab dan menyenangkan. Seperti motto MC “The Place for Fun and Quality” (Tempat menyenangkan dan bermutu).
Adapun program yang ditujukan kepada pelajar tingkat TK sampai SMA memiliki level/ tingkatan. Berikut level/ tingkatan beserta biaya perbulan masing – masing level.
1.      Level Beginner (SD, SMP) Rp. 28.000,-
2.      Level Basic I (SD, SMP) Rp. 30.000,-
3.      Level Basic II (SD, SMP) Rp. 30.000,-
4.      Level Basic III (SMP, SMA) Rp. 30.000,-
5.      Level Pre Intermediate (SMP, SMA) Rp. 30.000,-  s/d Rp. 40.000,-
6.      Level Intermediate I (SMP, SMA) Rp. 35.000,- s/d Rp. 45.000,-
7.      Level Internediate II (SMP, SMA) Rp. 35.000,- s/d Rp. 50.000,-
8.      Level Intermediate III (SMP, SMA) Rp. 40.000,- s/d Rp. 55.000,-
9.      Level Advance I (SMP, SMA) Rp. 40.000,- s/d Rp. 60.000,-
10.  Level Advance II (SMP, SMA) Rp. 45.000,- s/d Rp. 65.000,-
11.  Level Advance III (SMP, SMA) Rp. 45.000,- s/d Rp. 65.000,-



Sedangkan jadwal kursus yang saya berikan adalah sebagai berikut.
·      Pagi     08.00 – 09.00
09.30 – 11.00
·      Siang   13.30 – 15.00
15.00 – 16.30
16.30 – 18.00
·      Malam 19.00 – 20.30
Semua pertemuan dilakukan secara reguler dua kali dalam seminggu dengan durasi 90 menit/ pertemuan.

B.       Aspek Yuridis
Dalam merencanakan sebuah usaha tidak hanya memikirkan pay back priod – nya saja. Tetapi ada hal yang paling mendasar yang harus pertama kali pengusaha lakukan untuk mempermudah pengembangan usahanya, yaitu tinjauan aspek yuridis. Aspek yuridis berguna untuk bukti bahwa usaha yang saya jalankan memiliki dasar hukum yang jelas. Sehingga usaha yang saya jalankan dapat dengan mudah melakukan kerjasama dengan berbagai instansi karena legal keberadaannya.
Aspek yuridis dapat dibuat menurut kategori masing – masing usaha. Untuk tahap pertama saya membuat ijin dengan melapor kepada ketua RT setempat untuk mengurus Surat Ijin Gangguan Lingkungan. Dimana ijin tersebut dapat direalisasikan apabila disetuji oleh minimal 40 KK. Apabila oleh masyarakat sesayar sudah diterima, maka langkah kedua adalah melegalkan badan usaha yang akan saya jalankan. Setelah surat ijin gangguan lingkungan selesai, maka dengan pertimbangan efektif, efisiensi, dan tepat guna maka saya menggunakan jasa notaris untuk melegalkan usaha saya yang meliputi pengurusan NPWP, TDP, SIUP.

C.      Aspek Organisasi dan Manajemen MC (Mathematic Centre)
Berangkat dari sebuah lembaga yang berdiri dari usaha perseorangan, sehingga jumlah personil masih terbatas dan bahkan hasil rekruting dari lingkungan mitra kuliah (teman di perkuliahan) belum banyak. Tetapi nantinya sejalan dengan perkembangan perusahaan, maka harus ada perubahan baik system rekruting, jumlah personal dan stratifikasi serta kualifikasi tenaga yang dibutuhkan. Dalam pengertian ini, rekruting pekerja bertolak dari ukuran kualitas sumber daya manusia, dan disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan yang ada di perusahaan. Kini tenaga kerja di tempat saya masih berjumlah enam orang, meliputi satu manajer, empat tentor, dan satu Tata Usaha. Walaupun dengan personil yang terbatas, namun saya dapat mengatasi kekurangan dengan menerapkan all in one job desk. Dalam pengertian setiap orang yang menempati posisi tertentu memiliki beberapa job desk yang bahkan tidak berkaitan dengan posisinya.
Karena dalam usaha ini, yang saya harapkan adalah kualitas bukan kuantitas, jadi dengan keterbatasan personil saya dapat meminimalisir cotibusion margin perusahaan. Walaupun terbatas, namun saya memiliki SDM yang berkualitas. Hanya dengan SDM yang berkualitas, perusahaan akan mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan kebutuhan untuk menjalankan tugasnya. Di samping itu, saya senantiasa berusaha untuk menetapkan pola strategi pemasaran yang dapat memenuhi kepuasan konsumen (costumer satisfaction). Untuk memenuhi SDM yang sesuai dengan tuntutan manajemen, saya menerapkan disiplin yang tinggi, sehingga dapat menangani pekerjaannya dengan efisien, mampu mengendalikan mutu dan meminimalisir resiko.
Walaupun “MC” berangkat dari usaha perseorangan, tetapi dalam pengelolaannya saya memberlakukan kaidah – kaidah manajemen modern. Berangkat dari system organisasi yang tergolong sederhana, saya membuat  organisasi dan tata kerja yang mampu menampung seluruh kegiatan perusahaan. Sehingga garis instruktif, garis koordinatif, tugas, dan tanggung jawab tidak terlalu birokratis atau berbelit – belit namun jelas, terarah serta dapat dipertanggunngjawabkan.
Berikut ini struktur organisasi di Lembaga Bimbingan Belajar Matematika “Mathematic Center”






Tentor
 
Tentor
 
Tentor
 
Tentor
 
                


 



Keterangan:                  : Garis Koordinatif
                                 : Garis Instruktif
Jumlah tentor di atas sifatnya tidak tetap, maksudnya akan berkurang jika permintaan atau jumlah siswa sedikit dan jumlah tentor akan saya tambah jika jumlah siswa semakin banyak.
Adapun Kriteria dan kualifikasi tentor sebagai berikut:
1.         Minimal semester 3
2.         IPK minimal 3,00
3.         Pekerja keras
4.         Berjiwa muda dan stylish

D.      Aspek Teknik Pelayanan
Lokasi bimbingan belajar terbilang cukup strategis, karena dekat dengan jalan raya Ahmad Yani yaitu di depan kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tempat itu dapat diakses dengan kendaraan dan mobil. Pada awal berdirinya usaha, saya mempunyai 4 kelas dengan memanfaatkan ruko yang saya tempati. Tiap kelas dapat menampung 25 siswa, maka keseluruhan dapat menampung 100 siswa. Dengan fasilitas yang standart diharapkan dapat meminimalisir cost dalam variable cost. Karena dalam usaha ini saya tidak menyediakan fasilitas yang mewah, tetapi terbilang cukup dalam menunjang pembelajaran.
Fasilitas yang saya punya diantaranya:
1.         LCD proyektor
2.         Komputer
3.         Sound sistem
4.         White board, dan alat-alat peraga yang menarik.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan kursus ini akan lebih mendekatkan costumer satisfaction guna menjaga keloyalitasan costumernya. Ada beberapa hal yang menjadi key to success saya dalam menjaga keloyalitasan costumer, yaitu meliputi:
1.      Tangibles: fasilitas fisik yang ditawarkan kepada konsumen. Dengan menempati ruko bangunan baru, suasana belajar akan terasa nyaman dan kondusif.
2.      Reliability: konsisten dalam penampilan, pelayanan, dan kehandalan pelayanan. Dalam membimbing pelajar, saya tidak hanya memberikan materi baku yang hanya terdapat di kursus ini, namun saya selalu membimbing mereka untuk menyelesaikan permasalahan mata pelajaran matematika di sekolah mereka. Seperti pembahasan PR yang diberikan guru sekolah, pembahasan soal – soal menjelang ujian sekolah.
3.      Responsiveness: kesigapan dan kecepatan penyedia jasa dalam menyelesaikan masalah. Dengan melakukan rapat rutin seminggu sekali, diharapkan tercipta rentang koordinasi yang solid. Sehingga jika suatu saat kursus saya memiliki permasalahan, maka dengan cepat masalah tersebut dapat terdeteksi dan dengan cepat dicari pemecahannya.
4.      Assurance: kemapuan dan ketrampilan petugas, keramahan, kepercayaan dan keamanan. Dengan memiliki brand image sebagai The Place for Fun and Quality, saya berani menjamin lulusan “MC” mampu berhitung dengan cepat dan tepat.
5.      Emphaty: mudah dimengerti, mudah dipahami, dan pemahaman terhadap keinginan konsumen. Dengan menempatkan tenaga pengajar yang professional, diharapkan dapat memberikan materi yang menunjang kemampuan siswa didik.
Dengan menerapkan penilaian pada dimensi –dimensi kualitas tersebut di atas, maka diharapkan dapat memberikan beberapa manfaat, diantaranya:
1.    Hubungan antara perusahaan dan para pelanggannya menjadi harmonis.
2.    Memberikan dasar yang baik bagi pembelian ulang.
3.    Dapat mendorong terciptanya loyalitas pelanggan.
4.    Membentuk suatu rekomendasi dari mulut ke mulut yang menguntungkan perusahaan.
5.    Image perusahaan menjadi baik di mata pelanggan.
6.    Laba yang diperoleh dapat meningkat.

E.       Aspek Financial
Dalam menjalankan usaha kursus ini, sebenarnya tidak terlalu membutuhkan dana yang besar. Seperti yang sudah saya utarakan sebelumnya, bahwa saya memposisikan lembaga saya sebagai tempat kursus yang berbiaya rendah namun berkualitas. Jadi hal – hal yang sifatnya tidak prioritas tidak saya pergunakan agar contribution margin – nya rendah.
·           Taksiran biaya.
Jumlah biaya usaha secara keseluruhan ditaksir sebanyak Rp. 90.000.000,-, yang diperinci dalam 5 komponen seperti diuraikan di bawah ini.
1.1 Biaya renovasi dan persiapan tempat kursus…………   Rp. 20.000.000,-
1.2 Biaya pekerjaan sipil………………………………….   Rp. 7.000.000,-
1.3 Perabotan dan peralatan belajar mengajar…………….  Rp. 15.000.000,-
1.4 Perlengkapan administrasi…………………………….  Rp. 5.000.000,-
1.5 Biaya pra-operasi……………………………………… Rp. 8.000.000,-
1.6 Continguensi…………………………………………..  Rp. 10.000.000,-
+
 
1.7 Modal kerja permanent………………………………..  Rp. 25.000.000,-
Jumlah biaya usaha                                                                Rp. 90.000.000,-
Karena usaha ini merupakan usaha perseorangan, maka semua biaya diatas adalah hasil pengumpulan dana pribadi dari saya.
·           Pendapatan usaha.
Dalam perhitungan perkiraan pendapatan usaha, saya hanya memperkirakan hitungan kasar saja. Sebab saya tidak dapat memprediksi secara akurat pangsa pasar yang dapat saya serap, namun tingkat kepercayaan untuk hitungan ini mencapai 90%. Dalam teori research methodology tingkat kepercayaan mencapai 90% sudah dibilang cukup.
Seperti yang telah diuraikan di atas dan uraian biaya kursus pada Aspek Pemasaran, semua pendapatan saya peroleh dari siswa dan biaya kursus tersebut saya buat sedemikian hingga dapat menutupi biaya usaha saya dan memperoleh laba yang cukup. Oleh karena itu, Kuota penerimaan siswa baru secara umum tidak dibatasi. Namun, mengingat jumlah ruang kelas pada awal pendirian terbatas, maka jumlah siswa saya batasi hingga 100 orang, dangan 25 orang untuk masing-masing tentor.

F.       Aspek Sosial
Menurut perkiraan saya, dampak yang kemungkinan akan timbul adalah mengangkat kesejahteraan masyarakat sesayar tempat kursus. Sebab, masyarakat sesayar lokasi ruko terbilang menengah dapat membuka warung makanan, alat – alat tulis, rental computer, foto copy, dan lain – lain.






PENUTUP

A.      Kesimpulan
Dalam bab ini akan saya utarakan kesimpulan dari permasalahan rencana membuka bimbingan belajar yang saya lakukan yaitu:
1.         Model usaha kursus yang saya jalankan adalah bimbingan belajar Matematika yang memiliki positioning sebagai special for conversation, karena tujuan utama seseorang belajar matematika adalah agar dapat menghitung dengan cepat dan tepat. Untuk itu, proses pembelajaran saya lebih condong pada praktek bukan teoritis.
2.         Manfaat yang diperoleh masyarakat sesayar adalah dapat meningkatkan prestasi belajar putra – putrinya. Selain itu, masyarakat sesayar dapat mengusahakan berbagai usaha seperti kios makanan, kios alat tulis, foto copy, rental computer dan lain – lain.
3.         Kebijakan pemerintah yang melarang sekolah negeri untuk menyelenggarakan pelajaran tambahan dengan memungut biaya, maka bimbingan kursus sebagai alternative guna menunjang prestasi siswa.
Jadi, berdasarkan rangcangan yang saya bahas di atas maka dapat disimpulkan bahwa usaha yang akan saya lakukan memiliki kelayakan untuk direalisasikan sebesar 90%. Hal tersebut merujuk pada berbagai aspek yang saya tinjau untuk mengetahui usaha yang akan saya lakukan feasible atau tidak. Secara keseluruhan usaha kursus Matematika memiliki prospek yang cerah untuk dilakukan. Karena didukung oleh kebijakan pemerintah yang melarang sekolah negeri untuk menyelenggarakan kursus atau pelajaran tambahan yang memungut biaya dari siswanya. Maka dari itu, siswa memilih lembaga kursus sebagai pendidikan non-formal guna menunjang prestasi belajarnya.

B.       Saran
Dengan mengacu pada uraian saya di atas maka, saya juga memiliki harapan – harapan ke depan nantinya. Harapan dalam kurun waktu satu tahun pertama, kursus saya sudah dikenal oleh masyarakat Surakarta dan tempat saya sudah memenuhi daya tampung. Kurun waktu dua tahun, modal saya dalam membuka bimbingan belajar ini sudah kembali. Kurun waktu ketiga, memiliki cabang lain di Surakarta. Dan berikutnya dapat menjual branch untuk friend chise.

1 komentar:

  1. ada beberapa gambar yang kurang jelas gan, ada keterangan tapi yang mau diterangkan nggak ada, pada proposal diatas

    BalasHapus