...SELAMAT DATANG...

Observasi sekolah


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOSvTsJfQBCEHUJ52mip90I8MubIZlLQceaGqIqp5Q-9n3gsNAFZv2il2QnZftz83R913XwUBBu_dAU8587N3F0eifeb-norUihIRj-23TQrHt1igBZ1lgK1UGusawAP7_XII6K-yLM5cw/s320/stm1solo.gifSMK NEGERI 2 SURAKARTA

Profil Sekolah
Nama                               : SMK Negeri 2 Surakarta
NSS                                 : 33
Jenjang Pendidikan         : SMK
Status Sekolah                 : Negeri
Akreditasi                        : A
Alamat Sekolah               : Jl. Adisucipto 33 Manahan Surakarta 57139
Telepon                            : 0271 714901
Fax                                  : 0271 727003
Email                               : mail@smkn2-solo.net
Website                           : http://www.smkn2-solo.net
Nama Kepala Sekolah     : Drs. Rakhmat Sutomo, M.Pd



PENDAHULUAN

A.      Sejarah SMK Negeri 2 ( STM 1 ) Surakarta
Perkembangan pemikiran para ahli teknologi yang didorong oleh perkembangan jaman saat itu dan masa mendatang, mereka mendirikan Sekolah STM di Solo, para pendiri tersebut antara lain :
1.   Bapak Ir. Frederik Lovis Van Olden
2.   Bapak Prof. Ir. Soediro
3.   Bapak R. T. Djojo Soeparno ( Sri Sampurna )
4.   Bapak R. Soemardi Djati Sworo
5.   Bapak Letfa Soejono, BA.
Pada tanggal 1 Juli 1952 berdirilah sekolah yang diberi nama STM Solo berlokasi di Gendengan Solo, lokasi ST Negeri Solo, yang sejak tahun 1998 menjadi SMP Negeri 24 dan SMP Negeri 25 Surakarta. Jurusan yang dibuka saat itu:
1.   Bangunan
2.   Mesin
3.   Listrik
Pada tanggal 22 Juli 1952 terbit surat Keputusan Menteri Pengajaran dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 3095/B. Maka STM Solo resmi menjadi STM Negeri Solo dengan pimpinan Bp. Ir. Frederik Camalius Lovis Olden ( sebutan akrabnya Bp. Ir. Olden ). Pada tahun 1956 STM Negeri Solo memperoleh tanah seluas 25.150 meterpersegi dari pemerintah daerah yang terdapat di jalan Adisucipto No. 3 Manahan Kecamatan Banjarsari, Kotamadya Solo dengan Kepala Sekolah Bapak Soedirman.
Dari mulai berdiri tahun 1952 hingga tahun 1998 pejabat Kepala Sekolah sejumlah 12 orang dengan 5 periode peningkatan.
·           Periode ke 1
Tahun 1952 saat berdiri Kepala Sekolah Bapak Ir.FC.I. Van Olden Tahun 1956 mendapat lokasi di jalan Adisucipto No. 3 dengan Kepala Sekolah Bapak Soedirman. Tahun 1966 menjadi Stm Negeri 1 Surakarta dengan Kepala Sekolah Bapak RM. Soekarso Atmodipuro. Tahun 1971 mendapat proyek pertama, Pembuatan Ruang / bengkel kerja Mesin, Kepala Sekolah Bapak Iskandar Isman Djojo Hasmoro, dengan menggunakan kurikulum 1964.
·           Periode ke 2
Tahun 1977 dengan SK. Dikmenjur tertanggal 6 januari 1977 No. 5.1.012.77 ditunjuk melaksanakan kurikulum 1967 (STM 3 Tahun) dengan pengembangan jurusan.
1.  Mesin
2.  Bangunan
3.  listrik                  
4.  Elektronika
5.  Otomotip muncul istilah BELMO
·           Periode ke 3
Tahun 1986 dengan SK. Dikmenjur tertanggal 4 Desember 1996 No. 267/C4/Kep/1.86 menetapkan STM Negeri 1 Surakarta untuk melaksanakan Rumpun / program Studi sebagai berikut:
1.     Bangunan
1.1.  Bangunan Gedung
1.2.  Gambar Bangunan
2.     Elektronika
2.1.  Elektronika Komunikasi
3.     Teknologi Pengerjaan Logam
3.1.  Mesin Produksi
4.     Otomotip
4.1.  Mekanik Otomotip
Dibawah pimpinan Bapak Soeparno, BE Dengan kurikullum 1984 serta melaksanakan program Pengembangan Sekolah Seutuhnya ( PSS ).
·           Periode ke 4
Tahun 1994 berlaku perubahan rumpun menjadi jurusan, maka STM 1 Surakarta memiliki 5 jurusan dengan 6 program studi:
1.     Bangunan
1.1.  Bangunan Gedung
1.2.  Gambar Bangunan
2.     Elektronika
2.1.  Elektronika komunikasi
3.     Listrik
3.1.  Listrik Pemakaian
4.     Teknologi Pengerjaan Logam
4.1.  Mesin Produksi
5.     Otomotip
5.1.  Mekanik Otomotip
Dengan melaksanakan kurikullum 1994 dan beban spesifik pendidikan Sistem Ganda menjadi SMK Negeri 2 Surakarta Tahun Pelajaran 1997 / 1998. Pada Tahun Pelajaran 1999 / 2000 pada SMK Negeri 2 Surakarta diberlakukan dengan adanya Program Keahlian yang meliputi :
1.     Bid. Keahlian Bangunan
1.1.  Tehnik Perkayuan
1.2.  Tehnik Konstruksi Bangunan
1.3.  Tehnik Gambar Bangunan
2.     Bid. Keahlian Elektronika
2.1.  Tehnik Audio Video
2.2.  Listrik pemakaian
3.     Bid. Keahlian Mesin
3.1.  Mesin Perkakas
3.2.  Mekanik Otomotip
·           Periode ke 5
Tahun 2003 menambah Program Studi Teknologi Informasi dengan Program Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pada tahun 2004 ditetapkan dengan Surat Keputusan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Surakarta No. 421.2/2372/SM/2004.
Dari Tahun Pelajaran 1997 / 1998 sampai 2002 / 2004 masih melaksanakan Program Pendidikan Sistem Ganda yang dipimpin oleh Mr. Drs. Suwardi. Sedang Tahun Pelajaran 2004 / 2005 yang dipimpin oleh Mr. Drs. Rakhmat Sutopo. Berikut Daftar kepala Sekolah yang pernah menjabat di SMK Negeri 2 (STM 1) Surakarta sejak berdiri sampai sekarang:
1.   Ir. F.C.I. Van Olden
2.   Sukamto
3.   Sukarso Atmodipuro
4.   Iskandar Isman Jaya Asmara
5.   Sukisno Adiwinoto
6.   Suwito hadipromono
7.   Ridwan, BSc.
8.   Drs. Hadiwiyono
9.   Suparno, BE
10. Drs. Suprato
11. Drs. Sunargo
12. Drs. Suwardi
13. Drs. Rakhmat Sutomo, M.Pd

B.       Visi dan Misi
1.                  Visi
Mewujudkan SMK Negeri 2 Surakarta sebagai pencetak Sumber Daya Manusia Profesional dalam bidang Teknologi dan Industri yang mampu menghadapi era global.
2.                  Misi
1.    Membentuk tamatan yang berkepribadian unggul dan mampu mengembangkan diri.
2.    Menyiapkan tenaga trampil yang mampu bersaing di lapangan kerja.
3.    Menyiapkan wirausahawan yang tangguh dalam bidang Teknologi dan Industri.
4.     Menyiapkan SMK Negeri 2 Surakarta sebagai SMK yang mandiri
PEMBAHASAN

A.      INPUT
1.                  Program Unggulan
a)         Teknik Konstruksi Bangunan
Pada program Teknik Konstruksi Bangunan mempunyai kondisi dengan jumlah siswa 99 siswa dengan rincian : siswa kelas 1 ada 34 siswa, siswa kelas 2 ada 36 siswa, dan siswa kelas 3 ada 29 siswa. Didalam program keahlian ini mempunyai beberapa bengkel praktek. Dengan tenaga pengajar yang berjumlah 8 guru. yaitu lulusan S1 sebanyak 6 orang dan D3 sebanyak 2 orang.
b)        Teknik Gambar Bangunan
Pada program Teknik Gambar Bangunan mempunyai kondisi dengan jumlah siswa 104 siswa dengan rincian : siswa kelas 1 ada 33 siswa, siswa kelas 2 ada 37 siswa, dan siswa kelas 3 ada 34 siswa. Didalam program keahlian ini mempunyai beberapa bengkel praktek. Dengan tenaga pengajar yang berjumlah 8 guru. yaitu lulusan S1 sebanyak 8 orang.
c)         Teknik Perkayuan 
Pada program Teknik Perkayuan mempunyai kondisi dengan jumlah siswa 91 siswa dengan rincian : siswa kelas 1 ada 28 siswa, siswa kelas 2 ada 34 siswa, dan siswa kelas 3 ada 29 siswa. Didalam program keahlian ini mempunyai beberapa bengkel diantaranya : Bengkel kayu mesin, Bengkel kayu tangan, dan Bengkel kerja batu dengan tenaga edukatif sebanyak 8 personil. yaitu lulusan S1 sebanyak 8 orang.
d)        Teknik Audio Video 
Pada program Teknik Audio Video mempunyai kondisi dengan jumlah siswa 360 siswa dengan rincian : siswa kelas 1 ada 144 siswa, siswa kelas 2 ada 108 siswa, siswa kelas 3 ada 108 siswa. Didalam program keahlian ini mempunyai beberapa bengkel diantaranya : Bengkel pesawat elektronika, Bengkel laboraturium elektronika, Bengkel mekanik elektronika dengan tenaga edukatif / guru sebanyak 20 personil, yaitu lulusan S1 sebanyak 10 orang dan D3 sebanyak 10 orang.
e)         Teknik Listrik Pemakaian 
Pada program Teknik Gambar Bangunan mempunyai kondisi dengan jumlah siswa 103 siswa dengan rincian : siswa kelas 1 ada 36 siswa, siswa kelas 2 ada 34 siswa, dan siswa kelas 3 ada 33 siswa. Didalam program keahlian ini mempunyai beberapa bengkel praktek. Dengan tenaga pengajar yang berjumlah 8 guru. yaitu lulusan S1 sebanyak 7 orang dan D3 sebanyak 1 orang.
f)         Teknik Mesin Perkakas 
Pada program Teknik Gambar Bangunan mempunyai kondisi dengan jumlah siswa 356 siswa dengan rincian : siswa kelas 1 ada 144 siswa, siswa kelas 2 ada 108 siswa, dan siswa kelas 3 ada 104 siswa. Didalam program keahlian ini mempunyai beberapa bengkel praktek. Dengan tenaga pengajar yang berjumlah 22 guru. yaitu lulusan S1 sebanyak 19 orang, D3 sebanyak 2 orang dan S2 sebanyak 1 orang.
g)        Teknik Mekanik Otomotif 
Pada program keahlian Teknik Mekanik Otomotif mempunyai kondisi dengan jumlah siswa 357 siswa dengan rincian : siswa kelas 1 ada 144 siswa, siswa kelas 2 ada 108 siswa, dan siswa kelas 3 ada 105 siswa. Didalam program keahlian ini mempunyai beberapa bengkel diantaranya : Bengkel chasis, Bengkel listrik, dan Bengkel engine dengan tenaga edukatif sebanyak 18 personil. yaitu S1 sebanyak 12 orang, D3 sebanyak 15 orang dan PGSLP sebanyak 1 orang.
h)        Teknik Komputer dan Jaringan 
Pada program Teknik Komputer dan Jaringan mempunyai kondisi dengan jumlah siswa 252 siswa dengan rincian : siswa kelas 1 ada 108 siswa, siswa kelas 2 ada 72 siswa, dan siswa kelas 3 ada 72 siswa. Didalam program keahlian ini mempunyai beberapa Laboraturium komputer diantaranya : Lab.ICT center , Lab.Bahasa , dan Lab.Cisco system dengan tenaga edukatif sebanyak 10 personil. yaitu S1 sebanyak 7 orang dan S2 sebanyak 3 orang.
SMK Negeri 2 Surakarta mempunyai tenaga pendidik dengan jumlah yang sangat memadai dan berpendidikan terakhir Sarjana S1, dan Pasca Sarjana (S2) dari berbagai disiplin ilmu. Tenaga Kependidikan juga diberi kesempatan untuk diklat du dalam dan di luar negeri.
2.                  Fasilitas
SMK Negeri 2 Surakarta terletak di dalam Kota Surakarta di komplek / di lingkungan persekolahan, lokasi sangat strategis dan dekat dengan Gelora Manahan, sehingga sangat menunjang suasana diklat dan olah raga. Luas sekolah kurang lebih 23.150 m2. Guna menunjang Pendidikan dan Pelatihan, sekolah mempunyai beberapa fasilitas antara lain :
1.   Bengkel Konstruksi Bangunan
2.   Bengkel / Studio Gambar Bangunan
3.   Bengkel Perkayuan
4.   Bengkel Elektronika ( Audio Video )
5.   Bengkel Listrik Pemakaian
6.   Bengkel Mesin dan CNC
7.   Bengkel Otomotif
8.   Bengkel / Lab. Teknik Informasi
9.   Lab. Bahasa Inggris
10. CNAP ( Cisco Network Academy Program )
11. WAN ( Wide Area Network )
12. ICT ( Information Communication And Technology )
13. Perpustakaan
14. Digital Library


B.       PROSES
SMK Negeri 2 Surakarta melakukan usaha-usaha atau sederet kegiatan untuk berkembang hingga mendapatkan prestasi yang maksimal. Di bawah ini adalah beberapa rincian perkembangan dan prestasi SMK Negeri 2 Surakarta. yaitu :
1.    Tahun 2003 membuka Program Keahlian Teknik Informasi
2.    Tahun 2004 menyelenggarakan CISCO Academy
3.    Tahun 2004 menyelenggarakan Wide Area Network ( WAN ) Kota Surakarta
4.    Tahun 2005 Sertifikasi ISO 9001 : 2000
5.    Potensi dikembangkan sebagai Internasional
6.    Tahun 2005 berpotensi melaksanakan SDIP ( School Development Investment Plan ) ADB.
7.    Tahun 2007 diresmikan sebagai salah satu Tempat Uji Kompetensi (TUK)
8.    Dipakai sebagai tempat pelatihan dan sertifikasi KKPI dan sertifikasi LSP Telematika.
9.    Tahun 2008 dinominasikan sebagai calon Penerima Piala Penghargaan Citra Pelayanan Prima dan masuk menjadi 80 besar se-Indonesia.
10.  Pemasaran Tamatan Oleh BKK

C.      Output
Dengan SDM yang bagus, tenaga pendidik yang handal dan didukung fasilitas yang memadai di SMK Negeri 2 Surakarta menghasilkan lulusan yang berkualitas. Prosentasi kelulusan dalam 5 tahun terakhir menunjukkan prestasi yang sangat memuaskan.
·           Tahun 2007, prosentasi kelulusan 100%
·           Tahun 2007, prosentasi kelulusan 100%
·           Tahun 2007, prosentasi kelulusan 100%
·           Tahun 2007, prosentasi kelulusan 100%
·           Tahun 2007, prosentasi kelulusan 100%
Sebagian besar alumni SMK Negeri 2 Surakarta langsung diterima kerja di perusahaan-perusahaan yang terbilang bonafit di Indonesia. Tentu saja melalui proses seleksi yang sangat ketat. Disamping itu, ada juga sebagian alumni SMK Negeri 2 Surakarta yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi untuk lebih mendalami ilmu.
Berikut ini adalah daftar beberapa perusahaan pengguna tamatan SMK Negeri 2 Surakarta:
1.           PT. KAYABA, Cikarang Barat
2.           PT. MAYORA INDAH, Cikarang
3.           PT. NISSAN, Jakarta
4.           PT. AHM ( ASTRA HONDA MOTOR), Jakarta
5.           PT. SINAR MAS, Jakarta
6.           PT. FAST PRECISION MANUFACTURING IND, Batam
7.           PT. DJARUM KUDUS, Kudus
8.           PT. TRI SINAR INDOPTARAMA, Tangerang
9.           PT. HIBA UTAMA, Jakarta
10.     PT. SMART Tbk, Jakarta
11.     PT. SHOWA INDONESIA MFG, Cikarang
12.     PT. BUMA, Kalimantan
13.     PT. YASUNLI, Tangerang
14.     PT. UNILEVER, Cikarang
15.     PT. SEIWA, Cikarang
16.     PT. CISINDO, Bekasi
17.     PT. JST Indonesia, Cikarang
18.     PT. HILON, Tangerang
19.     PT. PAMA PERSAD NUSANTARA, Jakarta Timur,
dan lain-lain.


D.      Prestasi
·           Juara 1 LKS tingkat  Provinsi sebanyak 6 Mata Lomba
·           Juara 2 LKS tingkat  Provinsi sebanyak 2 Mata Lomba
·           Juara 1 LKS tingkat  Nasional Lomba Electronic Application
·           Juara 2 LKS tingkat  Nasional Lomba Web Design
·           Juara 3 LKS tingkat  Nasional Lomba Autocad dan Plumbing
Prestasi yang paling mutahir dan yang menjadi trending topik di semua media Indonesia yaitu siswa SMK Negeri 2 Surakarta berhasil membuat mobil yang diberi nama KIAT ESEMKA. Mobil ini menjadi kebanggaan warga Solo dan tentu saja Indonesia. Dan akhir-akhir ini tersiar kabar siswa program Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 2 Surakarta telah berhasil membuat processor komputer intel atom. Karena pencapaian itulah SMK Negeri 2 Surakarta semakin dikenal oleh semua warga.


Tabel SWOT
No
Strength
Weakness
Oportunity
Threatment
1.
Selektif dalam penerimaan siswa baru,  SDMnya bagus.
Kegiatan ekstrakulikuler kurang beragam.
Membuka Program Keahlian Teknik Informasi
Dari dalam:
·      Perilaku negatif siswa
·      Tingginya biaya administrasi.
2.
Memiliki tenaga pendidik yang handal.
Kantinnya kurang banyak.
Menambah alat-alat praktek kejuruan
3.
Fasilitas yang baik dalam menunjang kegiatan belajar.
Kurang memperhatikan safety first dalam pelajaran praktek.
Menyelenggarakan even-even besar dan pelatihan
4.
Lulusan banyak yang bekerja di perusahaan bonafit di Indonesia.
Kurang luas sekolahnya karena berada di kota
Sertifikasi ISO 9001 : 2000
Dari luar:
·      Semakin banyaknya bermunculan sekolah-sekolah swata yang berbasis kejuruan yang berstatus RSBI
5.
Banyak prestasi yang luar biasa yang telah diraih siswa.


6.
Lokasi sekolah yang sangat strategis.


7.
Memiliki reputasi yang baik di masyarakat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar